The new Waze Wiki, aka Wazeopedia, is now live at Wazeopedia.waze.com! While this legacy wiki will remain accessible for the time being, it is no longer updated by the community. For the most up-to-date guidance, please visit your local Wazeopedia.

Please do not make any more updates to these legacy wiki pages, all future updates should be made in your country's local Wazeopedia.

Clock over a larger globe

Difference between revisions of "Batas Kecepatan Tipe Jalan"

From waze
Jump to: navigation, search
(Reworded some description)
(Added 2 more rules)
Line 1: Line 1:
 
= Panduan Umum =
 
= Panduan Umum =
* Saat ini, penetapan Batas Kecepatan di Indonesia hanya sebatas di segmen-segmen dimana terdapat rambu-rambu yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang, dan dengan jelas menentukan batas kecepatan segmen tersebut. Penggunaan batas kecepatan di segmen2 yang tidak memiliki marka tersebut '''TIDAK DIPERLUKAN'''.
+
Saat ini, Batas Kecepatan di Indonesia masih bersifat normatif, dimana tidak ada kamera-kamera kecepatan untuk menindak pelanggar-pelanggar batas kecepatan tersebut.
 +
 
 +
Berdasarkan situasi di atas, berikut adalah ketentuan-ketentuan yang disarankan oleh Waze Indonesia dalam implementasi batas kecepatan:
 +
 
 
* '''DILARANG KERAS''' mengasumsikan bahwa semua tipe jalan memiliki batas kecepatan yang sama. Karena itu, penggunaan alat-alat untuk mengisi batas-batas kecepatan dengan pembagian per tipe jalan sangat tidak disarankan.
 
* '''DILARANG KERAS''' mengasumsikan bahwa semua tipe jalan memiliki batas kecepatan yang sama. Karena itu, penggunaan alat-alat untuk mengisi batas-batas kecepatan dengan pembagian per tipe jalan sangat tidak disarankan.
 +
* Saat ini, penetapan Batas Kecepatan di Indonesia hanya sebatas di segmen-segmen dimana terdapat rambu-rambu yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang, dan dengan jelas menentukan batas kecepatan segmen tersebut. Penggunaan batas kecepatan di segmen2 yang tidak memiliki marka tersebut '''TIDAK DIPERLUKAN'''.
 +
* Batas Kecepatan di kompleks-kompleks perumahan yang diatur oleh warga setempat '''TIDAK PERLU''' diimplementasikan.
 +
* Ada beberapa kasus tertentu (biasanya di tipe [[Ramp|Jalan Penghubung]], dimana ada 2 rambu batas kecepatan yang terpisah hanya 10-20 meter, dan rambu kedua biasanya memiliki batas kecepatan lebih rendah daripada rambu pertama. Untuk kasus-kasus tersebut, batas kecepatan yang digunakan adalah batas kecepatan yang '''terakhir''', karena ada kemungkinan rambu kedua dipasang supaya pengendara lebih berhati-hati dalam menghadapi situasi lalu-lintas.

Revision as of 00:54, 15 March 2016

Panduan Umum

Saat ini, Batas Kecepatan di Indonesia masih bersifat normatif, dimana tidak ada kamera-kamera kecepatan untuk menindak pelanggar-pelanggar batas kecepatan tersebut.

Berdasarkan situasi di atas, berikut adalah ketentuan-ketentuan yang disarankan oleh Waze Indonesia dalam implementasi batas kecepatan:

  • DILARANG KERAS mengasumsikan bahwa semua tipe jalan memiliki batas kecepatan yang sama. Karena itu, penggunaan alat-alat untuk mengisi batas-batas kecepatan dengan pembagian per tipe jalan sangat tidak disarankan.
  • Saat ini, penetapan Batas Kecepatan di Indonesia hanya sebatas di segmen-segmen dimana terdapat rambu-rambu yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang, dan dengan jelas menentukan batas kecepatan segmen tersebut. Penggunaan batas kecepatan di segmen2 yang tidak memiliki marka tersebut TIDAK DIPERLUKAN.
  • Batas Kecepatan di kompleks-kompleks perumahan yang diatur oleh warga setempat TIDAK PERLU diimplementasikan.
  • Ada beberapa kasus tertentu (biasanya di tipe Jalan Penghubung, dimana ada 2 rambu batas kecepatan yang terpisah hanya 10-20 meter, dan rambu kedua biasanya memiliki batas kecepatan lebih rendah daripada rambu pertama. Untuk kasus-kasus tersebut, batas kecepatan yang digunakan adalah batas kecepatan yang terakhir, karena ada kemungkinan rambu kedua dipasang supaya pengendara lebih berhati-hati dalam menghadapi situasi lalu-lintas.