The new Waze Wiki, aka Wazeopedia, is now live at Wazeopedia.waze.com! While this legacy wiki will remain accessible for the time being, it is no longer updated by the community. For the most up-to-date guidance, please visit your local Wazeopedia.

Please do not make any more updates to these legacy wiki pages, all future updates should be made in your country's local Wazeopedia.

Clock over a larger globe

Difference between revisions of "Pemberian Nama Jalan"

From waze
Jump to: navigation, search
(Reworked)
 
(Added Ramps naming information)
 
(2 intermediate revisions by the same user not shown)
Line 1: Line 1:
Nama jalan diberikan dengan menggunakan [http://world.waze.com/editor/ '''Waze Map Editor (WME)'''] melalui web browser. Penggunaan editor '''Cartouche Map Editor (Old Cartouche)''' bagi Indonesia dan Internasional sudah dihentikan sejak tanggal  [http://status.waze.com/intl-server-old-editor-cartouche-retirement 16 September 2012]. Old Cartouche saat ini hanya berlaku bagi pengguna waze melalui server khusus NA (North America) saja.
 
 
 
Jalan dapat diedit oleh pengguna yang telah pernah melewati jalan yang berada dalam radius 1 mile dari jalan yang akan diedit. Untuk mendapatkan akses edit yang lebih, pengguna dapat melamar untuk menjadi [[Area Manager]], yang memiliki akses edit lengkap (add, edit, delete).  
 
Jalan dapat diedit oleh pengguna yang telah pernah melewati jalan yang berada dalam radius 1 mile dari jalan yang akan diedit. Untuk mendapatkan akses edit yang lebih, pengguna dapat melamar untuk menjadi [[Area Manager]], yang memiliki akses edit lengkap (add, edit, delete).  
  
Untuk mengedit nama jalan, pilih ruas jalan yang akan diedit namanya, dan pada edit panel, pilih "edit road details". Edit panel akan berisi form isian untuk memasukkan jenis jalan (primary street, street dst), nama jalan, nama negara dst.
+
Untuk mengedit nama jalan, pilih ruas jalan yang akan diedit namanya, klik tombol '''Sunting (atau Edit)''' , pilih '''Jalan (atau Street)''', lalu masukkan jenis jalan (Jalan Utama/Primary Street, Jalan/Street dst), nama jalan, nama negara dst.
  
== Format Yang Disarankan ==
+
== Jalan Raya Utama/Jalan Raya/Jalan Utama/Jalan/Jalan Layanan (Major Highway/Minor Highway/Primary Street/Street/Service Road) ==
 +
=== Format Yang Disarankan ===
  
Untuk penyeragaman, penamaan nama Jalan untuk Waze di Indonesia menggunakan 2 format:
+
Untuk penyeragaman, penamaan nama Jalan untuk Waze di Indonesia menggunakan format-format tersebut:
  
* Penambahan kata '''Jalan''' di depan: '''Jalan Jenderal Sudirman'''
+
# Penambahan kata '''Jalan''' di depan: '''Jalan Jenderal Sudirman'''
* Nama Jalan tanpa kata '''Jalan''': '''Jenderal Sudirman'''
+
# Nama Jalan tanpa kata '''Jalan''': '''Jenderal Sudirman'''
* Nomor Jalan dengan Angka Latin: '''28'''
+
# Nomor Jalan dengan Angka Latin: '''28'''
  
 
Sewaktu menambahkan nama jalan, mohon diperhatikan panjang dari nama jalan tersebut. Jika nama jalan tersebut sudah panjang (contoh: Jalan Kapten Subianto Djojohadikusomo), sebaiknya kata '''Jalan''' tidak dipergunakan, karena nama jalan tersebut akan menjadi sangat panjang di aplikasi mobile Waze.
 
Sewaktu menambahkan nama jalan, mohon diperhatikan panjang dari nama jalan tersebut. Jika nama jalan tersebut sudah panjang (contoh: Jalan Kapten Subianto Djojohadikusomo), sebaiknya kata '''Jalan''' tidak dipergunakan, karena nama jalan tersebut akan menjadi sangat panjang di aplikasi mobile Waze.
  
== Format Yang Tidak Disarankan ==
+
=== Format Yang Tidak Disarankan ===
  
* Penambahan kata '''Jl.''', '''Jl''', atau sebangsanya
+
# Penambahan kata '''Jl.''', '''Jl''', atau sebangsanya
* Nama Blok di dalam sebuah kompleks perumahan tanpa ada konteks: '''Blok A''', '''A'''. Hal ini tidak membantu pengguna karena tidak ada konteks bahwa Blok A tersebut ada di sebuah kompleks perumahan
+
# Nama Blok di dalam sebuah kompleks perumahan tanpa ada konteks: '''Blok A''', '''A'''. Hal ini tidak membantu pengguna karena tidak ada konteks bahwa Blok A tersebut ada di sebuah kompleks perumahan
* Sama seperti point ke-2, nama gang: '''Gang 2''', '''Gang 1B'''
+
# Sama seperti point ke-2, nama gang: '''Gang 2''', '''Gang 1B'''
* Nomor Jalan dengan Angka Romawi: '''XXVIII'''
+
# Nomor Jalan dengan Angka Romawi: '''XXVIII'''
  
== Daftar Singkatan ==
+
=== Daftar Singkatan ===
  
 
Terkadang, ada bagian dari nama jalan yang bisa disingkat tanpa mengurangi artinya. Gunakan tabel di bawah ini untuk membuat singkatan nama jalan.
 
Terkadang, ada bagian dari nama jalan yang bisa disingkat tanpa mengurangi artinya. Gunakan tabel di bawah ini untuk membuat singkatan nama jalan.
Line 52: Line 51:
 
Catatan:
 
Catatan:
 
* Kata '''Haji''' tidak perlu disingkat menjadi '''H.''' atau '''Hj.''' karena kata Haji sendiri sudah singkat
 
* Kata '''Haji''' tidak perlu disingkat menjadi '''H.''' atau '''Hj.''' karena kata Haji sendiri sudah singkat
 +
 +
== Jalan Tol (Freeway) ==
 +
Untuk penyeragaman, penamaan nama Jalan Tol (Freeway) untuk Waze di Indonesia menggunakan format-format tersebut:
 +
 +
* Kata '''Jalan''' tidak digunakan: '''Tol Lingkar Luar''', '''Tol Wiyoto Wiyono'''.
 +
* Segmen-segmen jalan tol '''tidak disarankan''' untuk diberikan nama kotanya, karena banyak segmen-segmen jalan tol yang melewati berbagai kota/kabupaten, sehingga tidak perlu diisi nama kotanya.
 +
* Untuk Jalan-jalan Tol yang merupakan ruas dari Tol yang lebih panjang, format yang digunakan adalah '''Tol <segmen awal>-<segmen akhir>''': '''Tol Jakarta-Tangerang''', '''Tol Surabaya-Gempol'''.
 +
* Ada beberapa ruas yang ruas bolak-baliknya bisa digunakan namanya: '''Tol Tomang-Semanggi''' untuk arah dari Tomang ke Semanggi, tetapi untuk arah sebaliknya, '''Tol Semanggi-Tomang''' digunakan.
 +
 +
Catatan:
 +
* Sesuai [http://www.waze.com/wiki/index.php/Best_map_editing_practice#Locking_Segments Best Practice] Waze, karena jalan tol adalah jalan-jalan penting, ruas-ruas jalan tol akan dikunci dengan Level tinggi untuk mencegah penyuntingan yang tidak benar dan merusak arah pengemudi.
 +
 +
== Penghubung (Ramp) ==
 +
Ramp digunakan untuk menyambungkan jalan tol dengan jalan normal. Ada 2 tipe Penghubung, dan penamaannya adalah sebagai berikut:
 +
 +
# Semua segmen Penghubung harus diberikan nama kotanya, untuk mencegah kesalahan routing di Waze App
 +
# Penghubung Keluar (Exit Ramp):
 +
## Untuk Exit Ramp, format nama jalan yang disarankan adalah sebagai berikut: '''Exit <Tujuan 1/Tujuan 2/.../Tujuan n>'''. Biasanya sebelum terdapat Exit Ramp, ada papan nama jalan yang menunjukkan tujuan dari Ramp tersebut. Gunakan informasi yang ada di papan jalan tersebut sebagai nama Exit Ramp. Contoh: '''Exit Tomang/Grogol'''
 +
## Ada beberapa Exit Ramp yang mempunyai tanda KM di papan nama jalannya. Sebagai contoh, di ruas tol Jakarta-Tangerang, Penghubung Keluar Kebon Jeruk dan Kedoya ada di KM 3, Penghubung Keluar Kunciran/Alam Sutera/Serpong ada di KM 14 (Penghubung ini tidak konsisten. Di tanda jalannya tersebut KM 14, tetapi di Penghubung Keluarnya sendiri ada tanda KM 15). Untuk menjaga konsistensi, angka penanda KM-nya tidak perlu untuk dimasukkan ke segment Exit Rampnya.
 +
## Ada kemungkinan 2 buah Penghubung mempunyai tujuan yang sama. Hal ini wajar, dan tidak menjadi masalah.
 +
# Penghubung Masuk (Entrance Ramp): Untuk Entrance Ramp, format nama jalan yang disarankan adalah sebagi berikut:
 +
## '''Gerbang Tol <nama Gerbang Tol>''' - Untuk Entrance Ramp langsung dengan Gardu Tol (Toll Booth), gunakan nama Gardu Tolnya tersebut. Contoh: '''Gerbang Tol Tomang'''.

Latest revision as of 05:44, 20 August 2013

Jalan dapat diedit oleh pengguna yang telah pernah melewati jalan yang berada dalam radius 1 mile dari jalan yang akan diedit. Untuk mendapatkan akses edit yang lebih, pengguna dapat melamar untuk menjadi Area Manager, yang memiliki akses edit lengkap (add, edit, delete).

Untuk mengedit nama jalan, pilih ruas jalan yang akan diedit namanya, klik tombol Sunting (atau Edit) , pilih Jalan (atau Street), lalu masukkan jenis jalan (Jalan Utama/Primary Street, Jalan/Street dst), nama jalan, nama negara dst.

Jalan Raya Utama/Jalan Raya/Jalan Utama/Jalan/Jalan Layanan (Major Highway/Minor Highway/Primary Street/Street/Service Road)

Format Yang Disarankan

Untuk penyeragaman, penamaan nama Jalan untuk Waze di Indonesia menggunakan format-format tersebut:

  1. Penambahan kata Jalan di depan: Jalan Jenderal Sudirman
  2. Nama Jalan tanpa kata Jalan: Jenderal Sudirman
  3. Nomor Jalan dengan Angka Latin: 28

Sewaktu menambahkan nama jalan, mohon diperhatikan panjang dari nama jalan tersebut. Jika nama jalan tersebut sudah panjang (contoh: Jalan Kapten Subianto Djojohadikusomo), sebaiknya kata Jalan tidak dipergunakan, karena nama jalan tersebut akan menjadi sangat panjang di aplikasi mobile Waze.

Format Yang Tidak Disarankan

  1. Penambahan kata Jl., Jl, atau sebangsanya
  2. Nama Blok di dalam sebuah kompleks perumahan tanpa ada konteks: Blok A, A. Hal ini tidak membantu pengguna karena tidak ada konteks bahwa Blok A tersebut ada di sebuah kompleks perumahan
  3. Sama seperti point ke-2, nama gang: Gang 2, Gang 1B
  4. Nomor Jalan dengan Angka Romawi: XXVIII

Daftar Singkatan

Terkadang, ada bagian dari nama jalan yang bisa disingkat tanpa mengurangi artinya. Gunakan tabel di bawah ini untuk membuat singkatan nama jalan.

Nama Singkatan
Boulevard/Bulevar Blvd
Brigjen (Tanpa Titik)
Doktor Dr (Tanpa Titik)
Haji Tidak perlu disingkat
Jendral/Jenderal Jend (Tanpa Titik)
Kyai Haji KH
Letnan Jendral/Jenderal Letjen (Tanpa Titik)
Mayor Jendral/Jenderal Mayjen (Tanpa Titik)
Mohammad/Muhammad Moh/Muh (Tanpa Titik)
Professor Prof (Tanpa Titik)

Catatan:

  • Kata Haji tidak perlu disingkat menjadi H. atau Hj. karena kata Haji sendiri sudah singkat

Jalan Tol (Freeway)

Untuk penyeragaman, penamaan nama Jalan Tol (Freeway) untuk Waze di Indonesia menggunakan format-format tersebut:

  • Kata Jalan tidak digunakan: Tol Lingkar Luar, Tol Wiyoto Wiyono.
  • Segmen-segmen jalan tol tidak disarankan untuk diberikan nama kotanya, karena banyak segmen-segmen jalan tol yang melewati berbagai kota/kabupaten, sehingga tidak perlu diisi nama kotanya.
  • Untuk Jalan-jalan Tol yang merupakan ruas dari Tol yang lebih panjang, format yang digunakan adalah Tol <segmen awal>-<segmen akhir>: Tol Jakarta-Tangerang, Tol Surabaya-Gempol.
  • Ada beberapa ruas yang ruas bolak-baliknya bisa digunakan namanya: Tol Tomang-Semanggi untuk arah dari Tomang ke Semanggi, tetapi untuk arah sebaliknya, Tol Semanggi-Tomang digunakan.

Catatan:

  • Sesuai Best Practice Waze, karena jalan tol adalah jalan-jalan penting, ruas-ruas jalan tol akan dikunci dengan Level tinggi untuk mencegah penyuntingan yang tidak benar dan merusak arah pengemudi.

Penghubung (Ramp)

Ramp digunakan untuk menyambungkan jalan tol dengan jalan normal. Ada 2 tipe Penghubung, dan penamaannya adalah sebagai berikut:

  1. Semua segmen Penghubung harus diberikan nama kotanya, untuk mencegah kesalahan routing di Waze App
  2. Penghubung Keluar (Exit Ramp):
    1. Untuk Exit Ramp, format nama jalan yang disarankan adalah sebagai berikut: Exit <Tujuan 1/Tujuan 2/.../Tujuan n>. Biasanya sebelum terdapat Exit Ramp, ada papan nama jalan yang menunjukkan tujuan dari Ramp tersebut. Gunakan informasi yang ada di papan jalan tersebut sebagai nama Exit Ramp. Contoh: Exit Tomang/Grogol
    2. Ada beberapa Exit Ramp yang mempunyai tanda KM di papan nama jalannya. Sebagai contoh, di ruas tol Jakarta-Tangerang, Penghubung Keluar Kebon Jeruk dan Kedoya ada di KM 3, Penghubung Keluar Kunciran/Alam Sutera/Serpong ada di KM 14 (Penghubung ini tidak konsisten. Di tanda jalannya tersebut KM 14, tetapi di Penghubung Keluarnya sendiri ada tanda KM 15). Untuk menjaga konsistensi, angka penanda KM-nya tidak perlu untuk dimasukkan ke segment Exit Rampnya.
    3. Ada kemungkinan 2 buah Penghubung mempunyai tujuan yang sama. Hal ini wajar, dan tidak menjadi masalah.
  3. Penghubung Masuk (Entrance Ramp): Untuk Entrance Ramp, format nama jalan yang disarankan adalah sebagi berikut:
    1. Gerbang Tol <nama Gerbang Tol> - Untuk Entrance Ramp langsung dengan Gardu Tol (Toll Booth), gunakan nama Gardu Tolnya tersebut. Contoh: Gerbang Tol Tomang.